BAB 7. Manusia
Dan Keadilan
Keadilan
1. Pengertian
Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal
secara moral
mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori,
keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John
Rawls, filsuf
Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20,
menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari
institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran".Tapi, menurut kebanyakan
teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang
adil".
Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan
banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan
keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan
pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita
ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas.
keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
2. Makna
Keadilan
- Menurut W.J.S. Poerdaminto, keadilan berarti tidak
berat sebelah, sepatut nya , tidak sewenang-wenang. Jadi, dalam pengertian adil
termasuk di dalamnya tidak terdapat kesewenang-wenangan. Orang yang bertindak sewenang-wenang
berarti bertindak tidak adil.
- Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keadilan berarti sifat perbuatan, perlakuan yang adil. Keadilan berarti perilaku atau perbuatan yang dalam pelaksanaannya memberikan kepada pihak lain sesuatu yang semestinya harus diterima oleh pihak lain.
- Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keadilan berarti sifat perbuatan, perlakuan yang adil. Keadilan berarti perilaku atau perbuatan yang dalam pelaksanaannya memberikan kepada pihak lain sesuatu yang semestinya harus diterima oleh pihak lain.
- Menurut Frans Magnis Suseno dalam bukunya Etika
Politik menyatakan bahwa keadilan sebagai suatu keadaan di mana orang dalam
situasi yang sama diperlakukan secara sama.
Mengenai makna keadilan, Aristoteles membedakan dua macam keadilan, yaitu
Mengenai makna keadilan, Aristoteles membedakan dua macam keadilan, yaitu
a.
Keadilan
Komulatif
b.
Keadilan
Destributive
Sedangkan plato, guru Aristoteles, menyebutkan ada
tiga macam, yaitu
a.Keadilan komulatif adalah keadilan yang memberikan kepada setiap orang sama banyaknya, tanpa mengingat berapa besar jasa-jasa yang telah diberikan (dari kata commute = mengganti, menukarkan, memindahkan).
a.Keadilan komulatif adalah keadilan yang memberikan kepada setiap orang sama banyaknya, tanpa mengingat berapa besar jasa-jasa yang telah diberikan (dari kata commute = mengganti, menukarkan, memindahkan).
b.Keadilan distributive adalah keadilan yang
memberikan hak atau jatah kepada setiap orang menurut jasa-jasa yang telah
diberikan (pembagian menurut haknya masing-masing pihak). Di sini keadilan
tidak menuntut pembagian yang sama bagi setiap orang, tetapi pembagian yang
sama berdasarkan perbandingan.
c.Keadilan legal atau keadilan moral adalah keadilan yang mengikuti penyesuaian atau pemberian tempat seseorang dalam masyarakat sesuai dengan kemampuannya, dan yang dianggap sesuai dengan kemampuan yang bersangkutan.
c.Keadilan legal atau keadilan moral adalah keadilan yang mengikuti penyesuaian atau pemberian tempat seseorang dalam masyarakat sesuai dengan kemampuannya, dan yang dianggap sesuai dengan kemampuan yang bersangkutan.
3.
1 Contoh
Keadilan
Jika A dan B bekerja dalam sebuah perusahaan. A
bekerja selama 2 tahun sedangkan B bekerja 1tahun,namun pada Lebaran Tiba mendapat
bonus berbeda. Hal tersebut menyebabkan pertentangan dan tidak keadilan.
Keadilan Sosial
1.
1 SILA DALAM PANCASILA YANG
BERHUBUNGAN DENGAN KEADILAN SOSIAL
Nilai yang
terkandung dalam sila ke-5:
• Berusaha
menolong orang lain sesuai kemampuan kita.
• Menghargai
hasil karya orang lain dengan tidak mengejek karyanya.
• Menjunjung
tinggi nilai kekeluargaan.
• Menghormati
hak dan kewajiban orang lain.
Pancasila sebagai dasar
tonggak berdiirnya bangsa mempunyai nilai-nilai yang dapat menjadi pedoman
hidup masyarakat Indonesia.
Berbagai macam keadilan
1.
Menyebutkan macam-Macam
Keadilan
·
Keadilan
Komunikatif (Iustitia Communicativa), yaitu suatu keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang
terhadap apa yang menjadi bagiannya dengan berdasarkan suatu hak seseorang pada
suatu objek tertentu.
·
Keadilan
Distributif (Iustitia Distributiva), yaitu suatu keadilan yang memberikan kepada masing-masing terhadap apa
yang menjadi suatu hak pada subjek hak yakni individu.
·
Keadilan
Legal (Iustitia Legalis), yaitu
suatu keadilan menurut undang-undang dimana objeknya ialah masyarakat yang
dilindungi UU untuk kebaikan secara bersama atau banum commune.
·
Keadilan
Vindikatif (Iustitia Vindicativa), yaitu suatu keadilan yang memberikan hukuman ataupun denda yang sesuai
dengan pelanggaran ataupun kejahatannya.
·
Keadilan
Kreatif (Iustitia Creativa), yaitu
suatu keadilan yang memberikan masing-masing orang dengan berdasarkan bagiannya
yang berupa suatu kebebasan untuk dapat menciptakan kreativitas yang
dimilikinya dalam berbagai bidang kehidupan.
·
Keadilan
Protektif (Iustitia Protektiva), yaitu suatu keadilan dengan memberikan suatu penjagaan ataupun
perlindungan kepada pribadi-pribadi dari suatu tindak sewenang-wenang oleh
pihak lain.
KEJUJURAN
1.
Pengertian
Kejujuran
Kejujuran ialah,dilihat dari segi bahasa adalah
mengakui, berkata, atau pun memberi suatu informasi yang sesuai dengan apa yang
benar-benar terjadi/kenyataan. Dari segi bahasa, jujur dapat disebut juga
sebagai antonim atau pun lawan kata bohong yang artinya adalah berkata tau pun
memberi informasi yang tidak sesuai dengan kebenaran.
Jika diartikan secara lengkap, maka jujur merupakan
sikap seseorang ketika berhadapan dengan sesuatu atau pun fenomena tertentu dan
menceritakan kejadian tersebut tanpa ada perubahan/modifikasi sedikit pun atau
benar-benar sesuai dengan realita yang terjadi. Sikap jujur merupakan apa yang
keluar dari dalam hati nurani setiap manusia dan bukan merupakan apa yang
keluar dari hasil pemikiran yang melibatkan otak dan hawa nafsu.
2.
Hakekat
Kejujuran
orang yang jujur, mencintai kebenaran dan senantiasa
menetapi kebenaran, lahir maupun batin, di dalam berkata dan berbuat, karena
kebenararn itu menunjukkan kepada kebaikan dan kebaikan itu menunjukkan kepada
surga, sedangkan surga itu puncak citi-cita tertinggi seorang muslim dan
angan-anganya yang terjauh.Sedangkan kedustaan menunjukkan ke neraka,dan neraka
itu seburuk-buruk tempat yang ditakuti setiap muslim dan menjaga diri darinya.
Kecurangan
1.
Pengertian
Kecurangan
Pengertian kecurangan menurut Kamus Bahasa
Indonesia menyatakan bahwa yang berarti tidak jujur, tidak lurus hati, tidak
adil dan keculasan. Sedangkan pengertian korupsi secara harafiah menurut Karni
Soejono yang dikutip dari Andhi Hamzah, korupsi berasal bahasa latin Corruptio,
Corruptus, suatu perbuatan buruk, busuk, bejat, suka disuap, perbuatan yang
menghina, atau memfitnah, menyimpang dari perbuatan kesucian, tidak bermoral.
Sedangkan pengertian korupsi menurut penjelasan
Undang-undang No.3 tahun 1971, Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi adalah perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu
badan yang dilakukan secara melawan hukum, yang secara langsung maupun tidak
langsung dapat merugikan negara dan atau perekonomian negara dan patut
disangka, bahwa perbuatan tersebut merugikan negara dan atau perekonomian
negara.
2.
Sebab-Sebab
Orang Melakukan Kecurangan
1. Aspek Ekonomi
2. Aspek Kebudayaan
3. Aspek Peradaban
4. Aspek Teknik
Perhitungan
(Hisab) dan Pembalasan
1.
Macam
Macam Perhitungan dan Pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan
orang lain. Reaksi itu dapat berupa
perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang. Pembalasan Frontal dengan melakukan serangan langsung seperti kata-kata kasar bahkan perlawanan fisik Perhitungan di muka hukum dengan menaaati peraturan bersaing dimuka hukum antara yang dilaporkan dan pihak pelapor.
perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang. Pembalasan Frontal dengan melakukan serangan langsung seperti kata-kata kasar bahkan perlawanan fisik Perhitungan di muka hukum dengan menaaati peraturan bersaing dimuka hukum antara yang dilaporkan dan pihak pelapor.
Pemulihan Nama Baik
1.
Pengertian Tentang Nama Baik
Nama baik
merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela.
Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tidak tercemar.
Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan.
2.
Menyebutkan hakekat
pemulihan nama baik
Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama baik itu pada
hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu :
a. Manusia menurut sifat dasarnya
adalah makhluk bermoral
b. Ada aturan-aturan yang berdiri sendiri
yang harus dipatuhi untuk mewujudkan dirinya sendiri sebagai pelaku moral.
Bila nama baik seseorang tercemar maka orang tersebut akan melakukan apa
saja untuk memulihkan nama baiknya. Pemulihan nama baik adalah kesadaran
manusia akan segala kesalahnnya bahwa apa saja yang diperbuat tidak sesuai
dengan ukuran moral atau akhlak.
3. Akhlak berasal dari bahasa arab bentuk jamak dari khuluq yang berarti
penciptaan. Oleh karena itu, tingkah laku dan perbuatan manusia harus
disesuaikan dengan penciptaannya sebagai manusia.
4. Ada 3 macam godaan yaitu derajat/pangkat, harta dan wanita. Bila orang
tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya maka ia akan terjerumus
kejurang kenistaan karena untuk mendapatkan derajat/pangkat, harta dan
wanita dipergunakan jalan yang tidak wajar.
5.
Untuk memulihkan nama baik, manusia harus tobat
atau minta maaf. Tobat dan minta maaf tidak hanya dibibir saja melainkan harus
bertingkah laku sopan, ramah dan berbuat darma serta mempunyai sikap rela dan
tawakal yang harus selalu dipupuk.
Studi Kasus Bab 7 (Kecurangan).
Nah
Belum lama inikan kita melakukan Perhitungan Suara Secara Nasional
banyak sekali kecurangan2 yang dilakukan baik oleh masyarakat atau
oknum2 tertentu demi memenangkan 1 calon presiden dan wakil presiden.
Analisis : Kecurangan bisa datang dari mana saja cukup sederhana tapi berpengaruh besar bagi semuanya karena kecurangan suara.
Solusi : ya kalo ga mau curang sebaiknya kita dari sekarang melakukan kejujuran sebab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar