Siang Matahari Malam Bulan
Sendiri terdiam diterpas panas sang sinar
Mataku tertuju hanya pada objek yg terpantau langit semesta
Itu tak lain adalah matahari
Mungkin matahari yg dapat menggambarkan riangnya tubuh ini
Juga dengan bulan yang mampu menggantikan siang ini
Seperti cintanya sang matahari terhadap alam semesta ini
Tetap setia menemani setiap hariku
Cintaku padamu ibarat matahari dan bulan berganti hari
Aku tak mampu menjadi bulan yang selalu menemani sang bintang
Begitu juga siang yang mampu memisahkan keduanya
Aku tak mampu memberi sesuatu yang berkilau layaknya mutiara
Aku pun tak sanggup jika harus selalu ada seperti matahari yang selalu berganti dengan malam yang ditemani oleh bintang
Mungkin aku bukan orang yang mampu membuatmu selalu terjaga mengingat namaku
Bukan pula seorang penyair yg bisa menyusun kalimat-kalimat romantis yang menyentuh hati dan perasaannya
Aku hanya manusia biasa memiliki hati dan cinta
Meski cinta sejati tak harus memiliki satu sama lainnya
Tetapi Hatiku tetap mencintaimu.
Ku lanturkan namamu setiap kemanapun kau berada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar